Batasi Jumlah Jamaah Haji

Berita Utama
Batasi Jumlah Jamaah Haji

Jakarta - JIKA kondisi fasilitas ibadah haji belum mampu dipenuhi, perbaiki serta lengkapi, sebaiknya Pemerintah Saudi Arabia membatasi jumlah jamaah haji. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terulangnya tragedi Mina pada masa mendatang.

"Pemerintah Saudi Arabia diharapkan membatasi kuota negara-negara, bila kondisi fasilitas belum mampu menampung penambahan quota secara terus menerus," kata Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Rerpublik Indonesia (DPR RI) Fraksi Partai kebangkitan Bangsa (F-PKB), Arzeti Bilbina, Jumat (25/9/2015).

Menurut Arzeti, penduduk Indonesia memiliki kecenderungan0 berlomba-lomba naik haji kembali. Padahal, sebenarnya naik haji sekali itu sudah melengkapkan hidup berdasarkan Islam.

"Kita sendiri pun harus kembali mengkaji ulang jadwal kegiatan haji jemaah kita," katanya.

Menurut Arzeti, insiden ini bisa menjadi pembelajaran bagi Pemerintah Saudi arabia dan Indonesia. "Kejadian ini memang membuat perasaan kita masyarakat Indonesia tidak tenang. Belum lama peristiwa crane (masjidil haram) terjadi, perisitiwa mina terjadi," katanya.

Kata Arzeti, Komisi VIII akan mengevaluasi pelaksaan ibadah haji 2015. "Memang tidak ada yang sempurna dalam tiap pelaksanaan haji, tapi kita akan terus perbaiki," katanya.

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
JL. Raden Saleh No 9 Jakarta Pusat 10430
Telp : 021-3145328 FAX : 021-3145329
Email :
MEDIA CENTER DPP PKB
Situs resmi Partai Kebangkitan Bangsa.
Jika ingin berpartisipasi, silakan
Kirim artikel / Foto ke email:
© 2016 PARTAI KEBANGKITAN BANGSA | All Rights Reserved.