Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Cak Imin Usulkan Pembentukan Klub Presiden RI

Berita Headline
Cak Imin Usulkan Pembentukan Klub Presiden RI

PKBNews - PERTEMUAN antara presiden, wakil presiden, mantan presiden dan mantan wakil presiden usai upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-72 di Istana Negara menunjukan perpolitikan di Indonesia telah mencair.

"Alhamdulillah, ada yang istimewa dalam perayaan HUT RI 2017 di Istana Merdeka. Bertemunya mantan-mantan presiden dan wakil presiden. Pertama dalam sejarah kita mantan presiden dan wakil presiden bertemu di tempat dan acara yang sama," ujar Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Abdul Muhaimin Iskandar, Senin (21/8/2017).

Cak Imin sapaan akrab H Abdul Muhaimin Iskandar mengusulkan agar silaturahim yang baik tersebut dapat diwadahi dengan dibentuknya Klub Presiden RI. Klub tersebut dapat menjadi wadah pembagian pengalaman untuk menghindari kesalahan kebijakan dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk diputuskan.

"Klub Presiden RI bisa jadi wadah membagi pengalaman, menghindari kesalahan kebijakan dan memanfaat kesempatan yang ada untuk diputuskan. Klub Presiden RI juga jadi semacam institusi tak resmi yang memperlihatkan bahwa kekuasaan presiden RI adalah titipan bukan milik seseorang," katanya.

Cak Imin mengingatkan, enam kali pergantian Presiden Republik Indonesia, yakni 22 Febuari 1967, 21 Mei 1998, 20 Oktober 1999, 23 Juli 2001, 20 Oktober 2004 dan 20 Oktober 2014 selalu diiringi ketegangan.

"Presiden Soeharto tak pernah bertemu dengan Bung Karno hingga wafat. Presiden Habibie ditolak bertemu Pak Harto. Dalam sejarah kita, Gus Dur lah presiden RI pertama yang bertemu mantan Presiden RI. Sebelumnya tak pernah terjadi," katanya.

Sejak merdeka, tutur Cak Imin, hubungan Presiden RI dan pendahulunya sering kaku. Kali ini di bawah Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) semuanya mencair.

"Bertemunya mantan presiden dan wakil presiden adalah upaya Pak Jokowi yang memiliki mimpi besar untuk kebersamaan bangsa. Kita berterimakasih kepada Pak Jokowi bisa menciptakan suasana adem ayem harmonis melihat tokoh bangsa utama bertemu," tuturnya.

Kata Cak Imin, era Presiden SBY paling banyak punya mantan Presiden RI. Ada Presiden Suharto, Presiden Habibie, Presiden Abdurahman Wahid atau Gus Dur dan Presiden Megawati Soekarno.

"Era Pak SBY sulit menyatukan empat mantan presiden dan presiden RI dalam satu ruang. Kini saatnya di era Pak Jokowi kita punya," katanya.

Cak Imin mengatakan, kalau mau jujur pemilihan presiden RI adalah pemilihan pemimpin paling demokratis terbesar di dunia. Makanya Klub Presiden RI itu prestisius

"Presiden India tak dipilih rakyat. Presiden AS walau dipilih langsung tapi sebenarnya tak langsung karena ada electoral vote. Walau kita negara demokrasi terbesar ketiga di dunia (setelah India, AS), tapi pemilihan Presiden RI adalah terbesar di dunia," ucapnya, seraya berharap silaturahim mantan presiden dan wakil presiden terus berlanjut.

"Semoga silaturahmi mantan presiden RI dan presiden RI terus berlanjut dan langgeng. Bukan seremonial belaka. Tapi dalam Klub Presiden RI."