Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Di Indonesia, 25 Juta Orang Merasakan Manfaat Transmigrasi

Berita Utama
Di Indonesia, 25 Juta Orang Merasakan Manfaat Transmigrasi
PKBNews - SAAT ini, di Indonesia ada 25 juta penduduk yang telah merasakan manfaat transmigrasi.
 
"Hampir 25 juta penduduk Indonesia telah menikmati hasil karyanya dengan hidup mandiri di kawasan transmigrasi. Para transmigran mampu mengembangkan kehidupan sosial ekonomi dengan membuka peluang usaha dan kesempatan kerja di kawasan transmigrasi," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo di Jakarta, belum lama ini. 
 
Menteri Eko yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengatakan bahwa transmigrasi telah berhasil membangun 3.608 satuan permukiman di 619 kawasan transmigrasi. Diantaranya telah berkembang menjadi pusat-pusat pertumbuhan baru berupa 1.183 desa definitif dan sebanyak 385 eks Satuan Permukiman transmigrasi telah berkembang menjadi ibukota kecamatan.
 
Selain itu, ada dua kawasan transmigrasi juga telah menjadi ibu kota provinsi dan 104 sebagai ibu kota kabupaten.
 
Menteri Eko mengatakan, ke depan, masih banyak tantangan pembangunan transmigrasi yang tentunya semakin berat. Diantaranya masih sulitnya mendapatkan lahan yang benar-benar bersih dan tak ada sengketa. Kemudian terbatasnya dukungan APBN.
 
Hingga akhir 2019, kata Menteri Eko, berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, Kemendes harus mampu mengembangkan 144 kawasan yang fokus di 72 Satuan Permukiman dan 20 Kawasan Perkotaan Baru. Transmigrasi juga menjadi salah satu pelopor dalam menyukseskan kebijakan reforma agraria.
 
Terkait dengan hal itu, Menteri Eko meminta kepada seluruh jajaran Kemendes PDTT untuk terus meningkatkan kualitas kerjanya.
 
"Kunci utama dalam mensukseskan program transmigrasi adalah koordinasi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, daerah dan dunia usaha. Kita harus mampu meyakinkan semua pihak bahwa transmigrasi tetap menjadi alternatif kebijakan yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong percepatan pembangunan nasional," tandas Menteri Eko.