Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Hadapi MEA, SDM Ekonomi Syariah Perlu Ditingkatkan

Berita Utama
Hadapi MEA, SDM Ekonomi Syariah Perlu Ditingkatkan
PKBNews – SEJUMLAH pandangan yang menganggap bahwa Islam tidak ada kaitannya dengan dunia perbankan, pasar modal, asuransi, transaksi eksport import, dapat diasumsikan sebagai pandangan yang sempit.
 
Islam dengan sistem nilai dan tatanan normatifnya bukanlah penghambat perekonomian suatu bangsa. Kegiatan ekonomi dan keuangan akan semakin meningkat dan berkembang jika disandingkan dengan nilai-nilai normatif dan ketentuan Ilahi.
 
Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Abdul Kadir Karding mengatakan, konsep perekonomian syariah justru harus dikembangkan dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia yang handal dan berdaya saing, terutama dari unsur generasi muda.
 
“Era perdagangan bebas harus didukung dengan sumberdaya yang berkualitas, oleh karena itu generasi muda harus terus dibina dan didukung dengan sistem pendidikan yang baik,” kata Abdul Kadir Karding saat menjadi pembicara Seminar Sosialisasi Bank Indonesia kerjasama dengan Fatayat NU Kabupaten Purworejo, Minggu (30/7/2017).
 
Dalam Seminar yang mengangkat tema ‘Peningkatan Mutu Sumberdaya Manusia pada Aspek Operasi Sistem Perekonomian Syariah di Era Modernisasi Perdagangan Bebas (MEA)’ itu, Karding mengajak kaum muda untuk tingkatkan kompetensi terkait perekomian syariah.
 
Bagi Abdul Kadir Karding, kaum muda harus tampil sebagai pionir-pionir dalam praktik perekonomian syariah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
 
“Misalnya membentuk sebuah lembaga yang bertransaksi secara syariah, mengelola keuangan tanpa riba, mengembalikan bila meminjam barang, melakukan kegiatan sewa menyewa dengan benar, berbisnis sesuai syariah, dan memiliki kekuatan untuk mengajak yang lain berbisnis dengan transaksi syariah,” tandasnya.