Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

KH Ahmad Ghozali: Akidah Orang NU ya PKB

Berita Daerah
KH Ahmad Ghozali: Akidah Orang NU ya PKB

PKBNews - PENGASUH Pondok Pesantren (Ponpes) As-Sa'adah, Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, KH Ahmad Ghozali tegaskan politik itu bergantung pada akidah. Jika orang tersebut beraliran Muhammadiyah maka siyasahnya adalah Partai Amanat Nasional (PAN). Begitu pun sebaliknya, jika akidahnya Nahdlatul Ulama (NU) ya harus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Tidak perlu ada yang nanya, apakah Abah orang PKB atau bukan. Saya sudah sejak lama bergabung dalam istruktur PKB, tapi saat ini tidak lagi. Sudah ditawari sebagai salah satu dewan syuro, tapi saya tidak mau. Insya Allah lahir batin saya PKB. Loh, wong ditempatin acara PKB masak saya bukan PKB. Gitu aja kok repot," tegasnya dalam acara Halaqoh Kebangsaan Ulama dan Kemandirian Umat di Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (9/10/2017).

Menurut KH Amhad Ghozali, jadi alirah ataupun akidah harus menjadi acuan bagi pilihan politik seseorang. Jika orang NU akidah politiknya bukan PKB dalam istilah shorof itu namanya salah arah.

"Assiyasatu wajibun ‘ala kullu mukallafin, berpolitik itu wajib. Wajibnya berpolitik itu seperti wajibnya kita mensholati jenazah, wajibnya politik seperti wajibnya kita belajar ilmu tajwid," ujarnya.

KH Ahmad Ghozali bersyukur ponpes-nya dipercaya sebagai lokasi kegiatan Halaqoh Kebangsaan bersama Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Tangsel dan Pengurus Cabang NU (PCNU) Tangsel.

"Semoga dengan silaturrahim ini kita semua selalu mendapatkan berkah dalam setiap denyut nafas kita. Berkah dan fadhilah silaturrahim ini dapat memperpanjang umur kita semua," doanya.

KH Ahmad Ghozali mengingatkan kondisi kebangsaan Indonesia hari ini terus dikoyak. Masjid NU banyak dirampas oleh mereka-mereka yang tidak berpaham aswaja. Tidak sedikit ponpes berubah haluan tidak lagi menggunakan manaqib, tahlil dalam amaliyahnya.

"Saya mengibaratkan NU sebagai sebuah empang. Saat ini empang bernama NU tersebut terus dikoyak. Semoga agenda halaqoh yang dipelopori PKB ini dapat menjadi cerminan dan catatan bagi Pesantren As-Sa’adah, warga nahdliyin dan bangsa ini secara umum," tandasnya.