Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Lukman Edy Diminta Lakukan Komunikasi Intensif

Berita Utama
Lukman Edy Diminta Lakukan Komunikasi Intensif

PKBNews - KETUA Desk Pilkada Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan meminta bakal calon (balon) Gubernur Riau, Lukman Edy untuk terus melakukan sosialisasi dan menjalin komunikasi antarpartai politik (parpol). Hal tersebut menjadi sangat penting guna menciptakan koalisi parpol yang baik.

"PKB akan mendorong dan mendahulukan kader di Pilgub Riau. Kita akan mendorong Lukman Edy maju dan memenangkan Pilgub Riau. Kami minta kepada seluruh struktur hingga ke ranting bergerak memenangkan Lukman Edy," ucap Daniel Johan, Selasa (5/9/2017).

Menurut Daniel, pihaknya masih belum mendapat teman sejalan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau kali ini. Dia pun meminta Lukman Edy yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu untuk menjalalin komunikasi intensif.

"Kita juga masih meminta Lukman Edy berkomunikasi intens dengan partai lain agar mendapatkan dukungan. Saat ini masih nunggu laporan perkembangan dari Lukman soal koalisi," jelasnya.

Pria yang juga Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB itu menuturkan, partai lain akan merasa sangat dihargai jika yang mengajak bicara adalah bakal calon gubernurnya langsung.

"Saya kira persoalan koalisi akan segera tuntas dengan komunikasi intensif yang dilakukan Lukman Edy," katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Riau Abdul Wahid mengatakan, koalisi tetap akan dilakukan mengingat syarat mencalonkan lewat DPRD Riau harus memenuhi 13 kursi.

"Sedangkan PKB di DPRD Riau memiliki 6 kursi. Tentunya ada syarat lain, yakni mencari 7 kursi lagi. Di sinilah kita tetap membuka koalisi dengan partai lainnya. Kita terbuka saja," katanya.

Wahid juga membeberkan hasil survei yang dilakukan secara internal lewat lembaga Pollmark pada Mei lalu. Hasilnya, dari 15 nama calon Gubernur Riau, nama Lukman Edy pada posisi kedua setelah petahana Gubernur Riau Andi Rachman.

"Kita juga melakukan survei posisi LE sebagai Wakil Gubernur dengan 15 kandidat lainnya. Untuk posisi wakil, LE menduduki urutan pertama. Tak ada lawanlah kalau posisi wakil," kata Wahid.

Namun, kata Wahid, pihaknya sekitar bulan Oktober akan kembali melakukan survei ulang.

"Perputaran politik kan terus berkembang, sehingga kita tetap memantau perkembangan yang ada. Akan ada koalisi politik tentunya," kata dia.