Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Menpora Imam Nahrawi: Birokrasi Jangan Menghalangi Prestasi Para Atlet

Berita Utama
Menpora Imam Nahrawi: Birokrasi Jangan Menghalangi Prestasi Para Atlet
PKBNews - PRESTASI para atlet di Indonesia sebainya memang tidak terhalang oleh birokrasi dan regulasi. 
 
Hal ini dikatakan Menteri Pemuda dan Olahraga HM Imam Nahrawi di Jakarta, Selasa (14/11/2017). 
 
Terkait dengan hal itu, Menpora Imam Nahrawi menggelar rapat intern untuk percepatan prestasi. Rapat ini untuk memastikan agar birokrasi dan regulasi yang ada tidak menghalangi prestasi atlet pada Asian Games 2018.
 
"Perubahan Perpres adalah untuk mempercepat dan memenuhi target terutama prestasi. Prestasi jangan sampai kemudian terhalang oleh soal-soal birokrasi maupun regulasi. Jadi, jangan sampai soal Perpres dan sebagainya itu menghalangi pemenuhan target prestasi," kata Menpora Imam Nahrawi.
 
Dalam rapat yang dihadiri pengurus KONI dan KOI tersebut, juga disampaikan terkait koordinasi antara Kemenpora, KONI dan KOI serta cabang olahraga seiring dengan pembubaran Satlak Prima sesuai dengan Perpres Nomor 95/2017 tentang Peningkatan Prestasi Olah Raga Nasional tersebut.
 
"Harus terus berkoordinasi setiap saat tentu dengan cabang olahrga sehingga semua target yang diharapkan untuk prestasi itu betul-betul bisa dilaksanakan secara cepat mulai sekarang," kata Menpora Imam Nahrawi. 
 
Dalam kesempatan tersebut, Menpora juga melaporkan baik latihan, pemenuhan akomodasi, kemudian uang saku kepada seluruh atlet itu tidak berhenti meskipun ada perubahan perpres.
 
"Meskipun (satlak) prima sudah bubar tidak berhenti karena langsung diambil alih Deputi 4 Kemenpora dan itu akan berlanjut nanti mulai tahun anggaran 2018 dan untuk 2018 dipastikan anggaran bisa berjalan di awal tahun termasuk peralatan latihan, alat tanding juga dilaksanakan lelang pra-DIPA. Sehingga dipastikan tidak ada keterlambatan lagi," kata Menteri Imam.
 
Selain itu, Menpora mengatakan bahwa keharusan seluruh cabang olahraga menunjuk orang-orang yang memiliki kemampuan dalam hal pengelolaan keuangan.
 
"Karena nanti uang try out, training camp, kemudian soal alat-alat ini tentu akan diberikan langsung kepada cabang olahraga untuk dikelola sesuai dengan aturan yang ada," tandas Menpora Imam Nahrawi.