Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Menteri Hanif Dhakiri: Pembentukan SP Harus Difasilitasi Perusahaan

Berita Utama
Menteri Hanif Dhakiri: Pembentukan SP Harus Difasilitasi Perusahaan
PKBNews - PERUSAHAAN diminta untuk memfasilitasi pembentukan serikat pekerja (SP) atau serikat buruh. Pembentukan organisasi buruh di perusahaan itu untuk meningkatkan kualitas hubungan industrial dan meminimalisasi konflik.
 
"Perusahaan jangan memfasilitasi pembentukan serikat pekerja pada saat bermasalah saja tapi sudah dari awal, sejak belum ada masalah," kata Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri  di Jakarta, Selasa (5/12/2017).
 
Menteri Hanif mengatakan saat ini banyak perusahaan yang belum memiliki serikat pekerja yaitu dari sekitar 26,7 juta perusahaan berdasarkan Sensus Ekonomi BPS 2016, hanya ada 7.294 serikat pekerja atau serikat buruh dengan jumlah pekerja atau buruh yang menjadi anggota sebanyak 2.717.961 orang.
 
Adanya serikat pekerja di perusahaan dinilai akan memperkuat posisi tawar pekerja yang diwujudkan lewat penandatanganan PKB.
 
"Kepemilikan PKB penting bagi pengusaha dan pekerja karena memberikan kepastian bagi kedua belah pihak," ujar Hanif.
 
Menteri yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengatakan bahwa PKB tidak boleh berstandar lebih rendah dari peraturan yang ada dan seluruh pihak disebutnya harus mengawal pelaksanaan PKB agar hubungan industrial terjaga dengan baik .
 
"Kita berharap semakin banyak perusahaan yang membentuk PKB karena 96 persen pekerja merasa puas dengan adanya PKB, menurut survei World Bank," kata Menteri Hanif. 
 
Menteri Hanif mengungkapkan, ada dua persoalan mengapa perusahaan baik badan usaha milik negara (BUMN) maupun perusahaan swasta kesulitan membuat PKB yakni pertama kesulitan untuk membentuk tim perunding terutama untuk perusahaan yang memiliki lebih dari satu serikat pekerja atau serikat buruh.
 
Karena itu, Menteri Hanif memberikan saran agar para pekerja lebih kompak dan hanya membentuk satu serikat pekerja ataupun serikat buruh di satu perusahaan untuk mempermudah pembentukan PKB tersebut meskipun aturan yang ada memperbolehkan serikat pekerja dibentuk dengan hanya 10 anggota.
 
"Saya dorong agar serikat pekerja lebih solid, bentuknya lebih sederhana agar lebih kuat (posisi tawarnya)," tandas Menteri Hanif.