Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Menteri Nasir : Pemerintah Meminta Agar PT Dikelola Efisien

Berita Utama
Menteri Nasir : Pemerintah Meminta Agar PT Dikelola Efisien
PKBNews - PARA rektor dan pimpinan perguruan tinggi di Indonesia diminta untuk mengelola institusi pendidikan secara efisien, agar mampu bersaing di dunia internasional.
 
"Saat ini perguruan tinggi mengadapi tantangan yang baru. Oleh karenanya pemimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dituntut meningkatkan kapasitasnya dalam pengelolaan secara efisien agar mampu bersaing di dunia internasional," kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir di Jakarta, Jumat (3/11/2017). 
 
Menurut Menteri Nasir, rektor atau direktur PTN harus tahu mengenai akademik, sumber daya dan keuangan, kemahasiswaan, penelitian, dan kesejahteraan pegawai.
 
Menteri Nasir berpesan kepada pemimpin PTN untuk menentukan skala prioritas dalam pengelolaan perguruan tinggi.
 
"Kalau bisa, fakultas itu tidak terlalu banyak," katanya.
 
Menteri Nasir berharap pemimpin PTN mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan PT. Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi.
 
Di sisi lain, Nasir juga berharap pemimpin PTN terus meningkatkan kapasitasnya dalam menghadapi tantangan pengelolaan PT dalam konteks konstruksi baru pendidikan tinggi Indonesia.
 
Sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, Nasir mendorong pembukaan program studi (prodi) kekinian yang sesuai kebutuhan dunia kerja.
 
Menteri Nasir pun memberikan contoh tentang dunia kerja yang membutuhkan banyak lulusan prodi logistik, mekatronika, dan pemasaran ritel.
 
Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) memberi kemungkinan untuk kampus membuka prodi sesuai dengan perkembangan zaman.
 
Ketika menyelesaikan studi, kata Menteri Nasir, lulusan prodi kekinian mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan baru.
 
Kemenristekdikti telah memberikan kewenangan otonomi yang lebih luas dalam pengelolaan PTN dengan harapan terjadi peningkatan mutu secara signifikan, sehingga PT memiliki peran nyata yang langsung dirasakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
Menteri Nasir menambahkan bahwa peran pemimpin PTN menjadi penting dalam konstruksi baru pendidikan tinggi yang mengedepankan otonomi dan penjaminan mutu.