Pecinta Damai Jangan Berperilaku Pasif Melawan Intoleransi dan SARA

Berita Headline
Pecinta Damai Jangan Berperilaku Pasif Melawan Intoleransi dan SARA

PKBNews - MAYORITAS pecinta damai diminta tidak berprilaku pasif melawan intoleransi dan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan). Semua bergerak melawan kecemasan terhadap dua hal tersebut.

"Kita bergerak melawan kecemasan terhadap intoleransi dan SARA. Kita punya lho segudang tafsir-tafsir keagamaan yang moderat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," kata Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Abdul Muhaimin Iskandar, beberapa waktu lalu.

Menurut Muhaimin, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah serta organisasi masyarakat (ormas) Islam lainnya sudah memperjuangkan cita-cita keagamaan melalui pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi umat. Sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara teladan multikulturalisme.

"Modal kita kekayaan etnis, agama dan tradisi sehingga jadi teladan melawan intoleransi. Indonesia satu-satunya negara berpenduduk muslim terbesar yang sukses menggabungkan pendekatan duniawi yang empiris dengan cita-cita normatif," ujarnya.

Muhaimin menegaskan, intoleransi adalah tantangan dunia secara global, termasuk di Indonesia. Ia meminta semua pihak merapatkan barisan mengubahnya dengan bijak persuasif.

Dia menambahkan, Indonesia akan kuat kokoh bersatu dengan keragaman yang dimiliki dengan melebur sebagai identitas kebangsaan Indonesia.

"Indonesia harus tampil kepada dunia untuk menunjukkan bahwa nasionalisme bisa dicapai tanpa bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan," tandasnya.

DEWAN PENGURUS PUSAT
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
JL. Raden Saleh No 9 Jakarta Pusat 10430
Telp : 021-3145328 FAX : 021-3145329
Email :
MEDIA CENTER DPP PKB
Situs resmi Partai Kebangkitan Bangsa.
Jika ingin berpartisipasi, silakan
Kirim artikel / Foto ke email:
© 2016 PARTAI KEBANGKITAN BANGSA | All Rights Reserved.