Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

PKB Berharap Usulan Ambang Batas Lima Persen Disetujui

Berita Parlemen
PKB Berharap Usulan Ambang Batas Lima Persen Disetujui

PKBNews - KEINGINAN Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) agar ambang batas Presidential Threshold dan Parlementary Threshold 5 persen belum mendapat respons dari fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

"PKB berharap fraksi-fraksi di DPR RI menerima usulan PKB terkait Presidential dan Parliamentary Threshold, yakni lima persen," ucap Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu dari Fraksi PKB Lukman Edy, Rabu (24/5/2017).

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB itu berkata, sampai hari ini tidak ada satupun partai buka suara terkait usulan pihaknya. Ia pun enggan melakukan komunikasi intensif untuk meloloskan usulan tersebut.

"Kita tunggu saja fraksi-fraksi lain belum bersuara. PKB juga belum melakukan komunikasi intensif dengan fraksi lain untuk meloloskan usulan tersebut," kata Lukman.

Lukman meyakini ambang batas baru akan diketahui setelah pemerintah dan pansus melakukan pertemuan untuk mengambil keputusan krusial.

"Besok baru ketahuan ada perubahan sikap atau enggak. Semuanya akan bersuara ketika pansus bersama pemerintah mengambil keputusan," ujarnya.

Sebelumnya, PKB mengusulkan jalan tengah agar ambang batas presiden dan parlemen sama-sama 5 persen. Usulan ini dimunculkan lantara ada fraksi yang ngotot ambang batas presiden 20 persen dan adapula yang ingin 0 persen.
Ada empat fraksi yang menginginkan angka batas presiden 20 persen, yakni PDIP, Golkar, NasDem, dan PKS. Sisanya ingin nol persen atau mengikuti angka ambang batas parlemen.