Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

PKB Jabar Bersyukur Survei Kang Emil Teratas

Berita Daerah
PKB Jabar Bersyukur Survei Kang Emil Teratas
PKBNews - PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat bersyukur bahwa hasil survei Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA posisi Ridwan Kamil teratas. Selain itu PKB juga menjadikan hasil survei itu sebagai cambuk untuk mewujudkan kemenangan terhadap calon yang diusungnya dalam Pilkada Jawa Barat tahun 2018, yaitu Walikota Bandung Ridwan Kamil.
 
"Kami tidak ingin terlena karena survei tersebut. Tapi sebagai cambuk supaya makin kerja keras dan cerdas bekerja," kata Ketua DPW PKB Jabar, Syaiful Huda, di Jakarta, Selasa (10/10/2017).
 
Syaiful Huda mengatakan, Ridwan Kamil masih memimpin hasil survei, yang menandakan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat Jabar terhadap sosok yang akrab dipanggil Kang Emil itu masih tinggi.
 
Namun, kabar baik tersebut seharusnya dijadikan cambuk supaya mesin partai terus bekerja sampai Pilkada 2018 berlangsung, agar tidak terus terlena dan lupa dengan sejumlah kerja nyata," kata Syaiful Huda.
 
sebagaimana diberitakan bahwa LSI Network Denny JA menyatakan sosok Ridwan Kamil menjadi sosok yang unggul sebagai kandidat cagub pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 namun belum menjadi kandidat perkasa.
 
"Kalau merujuk data kita, RK (Ridwan Kamil) yang konsisten disimulasi jumlah calon, yang kita potret selalu unggul tapi kita melihat belum masuk kategori tunggal. Jadi dia unggul tapi belum perkasa," kata Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, belum lama ini.
 
Toto mengatkan bahwa sosok Ridwan Kamil bisa disebut sebagai kandidat "matahari tunggal" dalam Pilgub Jawa Barat 2018 kalau memiliki pemilih fanatik/militan di atas 25 hingga 30 persen dan elektabilitasnya bisa di atas 50 persen.
 
Menurut Toto, Pilkada Jawa Barat 2018 akan diwarnai persaingan ketat dan seluruh figur yang potensial maju sebagai kandidat belum ada yang menjadi "matahari tunggal" termasuk, elektabilitas Ridwal Kamil yang Sudah resmi diusung NasDem, dalam berbagai simulasi, pun belum cukup perkasa karena masih dibawah 40 persen.
 
"Ada Dede Yusuf atau DY yang mulai meroket dan Dedi Mulyadi (DM) yang trendnya terus naik. Sementara, Deddy Mizwar (Demiz) yang elektabilitasnya di atas DM masuk dalam kategori stagnan," katanya.
 
Toto menambahkan bahwa indikasi terjadinya persaingan ketat itu tergambar dari posisi elektabilitas seluruh figur yang potensial maju sebagai calon gubernur. Mereka adalah Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan anggota DPR RI dari Demokrat Dede Yusuf.