Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Polri Harus Lebih Mencintai, Mengayomi dan Melindungi Masyarakat

Berita Daerah
Polri Harus Lebih Mencintai, Mengayomi dan Melindungi Masyarakat

PKBNews - PERAYAAN Hari Bhayangkara ke - 71 diharapkan menjadi momentum oleh aparatur Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk lebih mencintai, mengayomi dan melindungi masyarakat. Serta tidak bersikap arogan dan mengedepankan kekerasan.

"Setiap insan Polri harus lebih mencintai rakyat, mengayomi dan melindungi masyarakat, serta tidak besikap arogansi. Ingat, seluruh anggota Kepolisian itu berasal dari rakyat maka sepatutnya dekat dengan rakyat," ujar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Muhammad Husen, Selasa (11/7/2017).

Menurut Husen, kinerja Kepolisian di bawah komando Jenderal Tito Karnavian sudah semakin bagus dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal itu dapat dilihat pada tingkat kejahatan konvensional di Kabupaten Lebak, seperti pencurian dengan kekerasan, begal, perampokan, pembunuhan dan pencurian relatif kecil.

"Kami berharap Kepolisian bekerja lebih profesional dalam menangani kasus-kasus kamtibmas tersebut.
Apalagi, kepolisian belum lama ini menangkap pelaku kejahatan terorisme juga kejahatan ekonomi,korupsi, termasuk kejahatan yang menggunakan media teknologi informasi," katanya.

Kata Husen, keberhasilan Kepolisian juga dirasakan masyarakat dengan terbentuknya Satuan Tugas (Satgas) Pangan. Satgas tersebut terbukti dapat mengendalikan harga kebutuhan bahan pokok selama Ramadhan hingga menjelang Lebaran.

Selain itu, kata Husen, Satgas Pangan juga mampu mengamankan pasokan bahan pokok di sejumlah pasar.

"Bahkan, pasokan melimpah dan tidak terjadi kelangkaan yang bisa memicu terjadi inflasi.
Bahkan, harga bahan pokok selama Ramadhan hingga Lebaran stabil karena persedian melimpah.
Karena itu, pihaknya meminta kepolisian lebih dekat dan lebih mencintai rakyat khususnya melindungi masyarakat dari gangguan kamtibmas maupun kejahatan pangan," tuturnya.

Menyinggung adanya stigma budaya negatif oleh oknum kepolisian, Husen berharap adanya pembenahan di internal Polri dengan sistem yang bagus.
Apabila, sistem itu dibenahi dengan sistem bagus maka tidak ditemukan lagi oknum polisi melakukan pungutan liar di jalan raya, pengurusan SIM dan melindungi kejahatan, narkoba dan minuman keras.

"Kehadiran polisi tentu sangat didambakan rakyat agar kehidupan di tengah masyarakat penuh damai,aman dan kondusif.
Kami yakin Polri menjadikan sahabat rakyat dengan melindungi dan mengayomi masyarakat," tandasnya.