Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Presiden Jokowi Diminta Lakukan Komunikasi Sebelum Reshuffle

Berita Utama
Presiden Jokowi Diminta Lakukan Komunikasi Sebelum Reshuffle

PKBNews - KETUA Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan partainya sebalum mencopot kader PKB dari kursi kabinet.

"Kami sangat paham kalau reshuffle kabinet merupakan hak prerogratif presiden. Namun, jika presiden tidak membutuhkan keberadaan kader PKB dalam kabinet kerja, lebih elok jika dibicarakan terlebih dahulu dengan PKB," katanya, Selasa (11/7/2017).

Sekarang ini, tutur Jazil (Jazilul Fawaid), kembali beredar isu reshuffle kabinet dari Istana. Bahkan, salah satu menteri yang dipertimbangkan presiden untuk diganti berasal dari PKB.

"Tanpa mengurangi hak prerogratif presiden. PKB hanya ingin terjadi komunikasi dua arah antara presiden dan PKB sebelum presiden mengambil keputusan," katanya.

Jazil menegaskan, kabar reshuffle sudah bergulir sejak 6 bulan lalu, lalu mencuat lagi hari ini. Jazilul berharap Presiden tidak salah langkah dalam memutuskan reshuffle seperti pernah terjadi pada Arcandra Tahar, yang baru diketahui belakangan berpaspor Amerika.

"Kalau Presiden mau menggunakan haknya, itu kan mandat dari rakyat. Ya lebih baik disampaikan ke rakyatnya agar ada semacam feedback," ujarnya.

PKB dan Presiden Jokowi sudah saling mengerti lah, saling paham. Bahasa tubuh Cak Imin dan presiden sudah saling paham.

"Jadi saling pengertian, kalau menolak apa? Itu kan hak prerogatif Presiden. Masa kita mau demo di jalan," tuturnya.