Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

RUU Kepalangmerahan Penting untuk Melindungi Relawan

Berita Utama
RUU Kepalangmerahan Penting untuk Melindungi Relawan

PKBNews - RANCANGAN Undang-Undang (RUU) Kepalangmerahan penting untuk melindungi para relawan agar tidak menjadi korban saat melakukan pertolongan di lapangan.

"RUU Kepalangmerahan juga penting jika dibandingkan dengan RUU lainnya, karena RUU Kepalangmerahan untuk melindungi para relawan agar mereka tidak menjadi korban saat melakukan pertolongan di lapangan," tegas Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Hj Ida Fauziah saat membuka diskusi publik bertajuk RUU Kepalangmerahan Memaknai Sebuah Lambang Organisasi Kemanusiaan di ruang F-PKB, Selasa (14/2/2017).

Ida berkata, tujuan disahkannya RUU Kepalangmerahan adalah untuk mengefektifkan kerja-kerja kerelawanan. Selain itu, RUU ini penting karena belum ada payung hukum bagi relawan dalam bekerja.

"Padahal PMI sudah sangat dasyat pergerakannya, namun mereka bekerja tidak dalam perlindungan Undang-Undang," ucapnya.

Pernyataan tersebut disambut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat (PP) PMI, Ritola Tasmaya. Menurut dia, dengan adanya UU Kepalangmerahan justru akan memperkuat posisi PMI.

"Hanya Indonesia dan Laos yang belum punya UU Kepalangmerahan," kata dia.

Ritola berkata, PMI terlibat dalam penanganan bencana, konflik bersenjata maupun tidak bersenjata. PMI tidak hanya aktif di dalam negeri tetapi juga membantu bencana dan konflik di luar negeri mewakili Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"PMI memiliki banyak sekali relawan di seluruh Indonesia. Jika terjadi bencana, relawan akan berada di lokasi kurang dari enam jam," ucapnya.

Ia menambahkan, sudah ada relawan PMI yang menjadi korban saat konflik, inilah pentingnya lambang untuk perlindungan