Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Sambut Hari Santri Dengan Suka Cita

Berita Daerah
Sambut Hari Santri Dengan Suka Cita

Makasar - DITETAPKANNYA tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional (HSN) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) patut disambut dengan suka cita. Umat Islam, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Sulawesi Selatan (Sulsel) sangat bersukacita dengan HSN.

"Umat Islam, terkhusus kader PKB dan warga Nahdliyin di Sulsel menyambut sukacita penetapan pemerintah tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional," kata Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulsel, Azhar Arsyad, Senin (19/10/2015).

Untuk itu, kata Azhar, ia telah menginstruksikan pengurus partainya untuk melakukan sejumlah agenda guna menyemarakkan peringatan perdana HSN.

"Salah satu wujud memperingati HSN adalah dengan melakukan kunjungan ke pesantren-pesantren di Sulsel," katanya.

Menurut Azhar, ia bersyukur Resolusi Jihad 70 tahun yang lalu, kini telah ditetapkan sebagai hari santri. Ini merupakan wujud pengakuan negara atas kontribusi para santri dan kiai dalam mendirikan, mempertahankan serta mengisi kemerdekaan.

"Sejumlah DPC PKB di Sulsel juga akan menghelat nonton bareng dan diskusi film 'Sang Kiai', agar kader PKB bisa mengorek sejarah keterlibatan santri dan pesantren dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia," katanya.

Ia menambahkan, perputaran film tersebut bagian dari refleksi dan teladan perjuangan santri dan kiai yang memiliki efek luar biasa demi bangsa ini. Film tersebut, lanjut Azhar menekankan semangat peran kebangsaan kalangan santri dalam pergerakan kemerdekaan RI. Sementara dalam konteks saat ini, menyemangati kalangan santri dalam menjaga NKRI dari berbagai ancaman.