Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Santri Bisa Tangkal Faham Radikalisme

Berita Utama
Santri Bisa Tangkal Faham Radikalisme
PKBNews - PARA santri di Pondok-pondok Pesantren untuk terlibat secara langsung menangkal faham radikalisme. Hal mengingat hal tersebut menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia.
 
"Selama ini ada pihak-pihak yang ingin memecah belah di antara kita. Makanya kita harus bisa menahan itu ancaman itu," kata Menteri Pemuda dan Olahraga H. Imam Nahrawi di sela menghadiri haul KH Usman Zahid di Pondok Pesantren Al Abror Lebaksiu, Tegal, Jawa Tengah, belum lama ini.
 
Contohnya, apa yang terjadi Tuban, Jawa Timur akhir-akhir ini. Karena itu, pihaknya berharap hal tersebut untuk ditangkal. Apalagi pada kejadian di Tuban tersebut ada enam orang yang ditengarai sebagai teroris.
 
Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa, kondisi tersebut merupakan salah satu bentuk jika negara dalam ancaman terorisme. Untuk itu peran semua pihak mulai dari orang tua, lembaga pendidikan termasuk pondok pesantren sangat ditunggu-tunggu karena faham radikalisme bisa tumbuh dimana-mana.
 
"Ada enam terduga teroris yang tewas di Tuban, empat diantaranya berasal dari Jawa Tengah. Makanya saya mengajak kepada warga nahdiyin untuk sama-sama mewaspadai bahaya radikalisme ini," kata Menteri Imam. 
 
Menteri Imam meminta santri-santri untuk waspada dan hati-hati terhadap ajakan-ajakan orang yang tidak bertanggung jawab. Apalagi sasaran dari pihak tersebut adalah para pemuda.
 
Selain diharapkan menangkal faham radikalisme, Menpora juga meminta kepada para santri juga terlibat langsung dalam pemberantasan narkoba. Saat ini perkembangannya dinilai luar biasa dan sudah menyasar ke semua kalangan masyarakat Indonesia.
 
"Narkoba bisa memutus mata rantasi generasi karena perkembangannya sudah masuk dalam keluarga. Makanya semuanya harus diwaspadai," tandas Menteri Imam.