Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Sekjen PKB: Pilih Pemimpin Negara yang Berkualitas

Berita Utama
Sekjen PKB: Pilih Pemimpin Negara yang Berkualitas
 
PKBNews - MASYARAKAT diminta bisa memilih pemimpin yang memiliki kualitas. selain itu, masyarakat jangan terpana dengan calon-calon pemimpin yang hanya mengandalkan popularitas tanpa kemampuan dalam memimpin.
 
Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mengatakan hal itu di Jakarta, Senin (4/12/2017). 
 
Berdasarkan hasil survei Indo Barometer, saat ini banyak calon pemimpin yang banyak diperbincangkan masyarakat untuk maju dalam pemilihan umum Presiden (Pilpres) 2019. Yang paling cepat mendapatkan elektabilitas untuk maju dalam Pilpres misalnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Panglima TNI Gatot Nurmantyo, atau Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
 
"Secara jujur saya kaget dengan survei ini karena ada tiga tokoh yang melejit dan patut diperhitungkan dalam Pilpres 2019," kata Abdul Kadir Karding.
 
Menurut Karding, PKB sejauh ini masih mempercayai Joko Widodo (Jokowi) sebagai sosok yang memiliki kualitas untuk memimpin negara. Sementara calon lain yang namanya baru melejit akhir-akhir ini belum memiliki kapasitas dan kapabilitas menjadi Presiden.
 
Karding mengakui bahwa elektabilitas Jokowi saat ini memang belum terlalu bagus. Sebagai calon petahana hasil survei untuk Jokowi hanya berada di angka 40 perasen. Nilai ini sangat rawan karena sebaiknya nilai survei baiknya berada di atas 50 persen.
 
Sedangkan calon pesaing Jokowi, Prabowo, masih memiliki elektabilitas yang baik meski namanya jarang masuk pemberitaan. Bahkan ketua umum partai Gerindra ini pun digadang-gadang akan ikut pencapresan pada 2019 untuk kembali bersaing dengan Jokowi.
 
PKB sebagai partai pendukung pemerintah akan ikut berusaha mendongrak elektabilitas Jokowi menjelang Pilpres 2019. PKB akan fokus turut serta menyukseskan berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan. 
 
Kata Karding, PKB menganggap cara ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan ketertarikan rakyat kembali memilih Jokowi sebagai Presiden periode berikutnya. Untuk mendampingi Jokowi sebagai Wakil Presiden, PKB masih mencoba menyodorkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pada Pilpres 2019. 
 
Karding mengatakan nama Cak Imin masih akan dikonsolidasikan dengan petinggi partai juga para Kyai yang selama ini memberikan masukan untuk PKB. “Kami belum mengambil keputusan mutlak karena pak Muhaimin akan berkonsultasi dulu," tandas Karding.