Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Stadion GBK Disiapkan Untuk Asian Paragames

Berita Utama
Stadion GBK Disiapkan Untuk Asian Paragames
PKBNews - STADION Utama Gelora Bung Karno (GBK) dipastikan dan disiapkan untuk penyelenggaraan Asian Paragames 2018 menyusul penambahan fasilitas bagi para penyandang disabilitas.
 
"Kami sedang menyiapkan Rancangan Instruksi Presiden tentang Asian Paragames termasuk untuk wisma atlet dan sebagainya. Rancangan Inpres itu sudah ada di Sekretariat Negara," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi disela kunjungan di Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta, Selasa (8/8/2017).
 
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengatakan Inpres tentang Asian Paragames 2018 itu akan menjadi payung hukum pengerjaan gelanggang olahraga olahraga dan fasilitas lain yang layak bagi penyandang disabilitas.
 
"Kami sudah menerima informasi Stadion Utama GBK akan dapat direnovasi untuk persiapan Asian Paragames. Akses untuk pengunjung dan atlet difabel antara lain akses di stadion, tempat duduk, kamar mandi, dan fasilitas lain oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," kata Menteri Imam. 
 
Menteri Imam mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan bagi atlet-atlet difabel yang akan mengikuti Asian Paragames berupa perbaikan sarana yang ada di gelanggang-gelanggang Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.
 
"Bukan membuat baru, tapi perbaikan, seperti toilet, akses, tempat duduk, dan wisma atlet. Kami dan Kementerian PU-Pera akan merevisi Inpres terbaru," ujarnya. 
 
Kemenpora dan Kemen PU-Pera, kata Menteri Imam juga akan menyiapkan 1.000 kursi penonton bagi penyandang disabilitas dari kapasitas kursi untuk penonton difabel sebanyak 200 kursi.
 
Progres Renovasi 
Terkait progres renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Menteri Imam megtakan telah mencapai 82 persen atau empat persen lebih cepat dari target penyelesaian pada Agustus 2017.
 
"Saya optimistis penyelesaian renovasi akan tepat waktu karena pada Januari kita akan menggelar kejuaraan uji coba Asian Games," ujarnya. 
 
Menteri Imam menambahkan bahwa fasilitas di Stadion Utama GBK, seperti lampu, pengeras suara, kursi, dan panel listrik tenaga matahari sehingga multifungsi dan tidak hanya diperuntukkan sebagai stadion sepak bola ataupun atletik.
 
Biaya renovasi Stadion Utama GBK, lanjut Menpora, mencapai Rp769,69 miliar yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
 
"Biaya itu belum termasuk renovasi gelanggang akuatik, Stadion Istora, dan lainnya," katanya.
 
Menteri Imam mengatakan kapasitas kursi di Stadion Utama GBK menjadi 76.127 kursi dari kapasitas sebelumnya yaitu lebih dari 90 kursi.
 
"Pengurangan jumlah kapasitas kursi itu untuk menampung pengunjung difabel sebanyak 200 kursi. Kami berharap para pengunjung Stadion Utama akan menempati kursi sesuai dengan nomor yang tertera pada karcis masuk," tandas Menteri Imam.