Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Tak Memiliki Fungsi Kuat, DPD Layak Dibubarkan

Berita Utama
Tak Memiliki Fungsi Kuat, DPD Layak Dibubarkan

Jakarta - USULAN Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk membubarkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) kembali menggema pasca ditangkapnya Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menanggapi banyaknya kicauan yang kembali menginginkan DPD dibubarkan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, H Abdul Kadir Karding (AKK) kembali mengingatkan bahwa pembubaran DPD layak dilakukan karena sampai hari ini DPD tidak memiliki fungsi kuat.

"PKB tetap konsisten dengan usulan tersebut, kalau memang DPD tidak memiliki fungsi yang kuat, ya bubarkan saja," katanya, Selasa (20/9/2016).

Yang dimaksud memiliki fungsi kuat, ungkap AKK, DPD harus memiliki fungsi penganggaran seperti halnya DPR. Soal legislasi, lembaga yang tengah dipimpin Irman itu hanya sebatas mengajukan. Adapun pengawasan, sebagai bahan pertimbangan untuk ditindaklanjuti DPR.

"Saya pikir mubazir kalau tetap dipertahankan. Fungsi anggaran saja mereka tidak punya, bagaimana harus dipertahankan," ujarnya.

AKK menegaskan, kalau ada pihak yang menginginkan DPD dipertahankan maka diperlukan formula baru terkait kewenangannya. Dengan catatan, itupun jika terjadi amandemen UUD 1945.

"Tapi posisi PKB tetap konsisten dengan pembubaran DPD, karena itu merupakan hasil Rakernas," tegasnya.

Lebih lanjut Karding berpendapat, jikalau kewenangan DPD ditambah, maka akan riskan adanya penyelewengan. "Sepanjang ada kewenangan kuat, pasti ada penyimpangan, harus ada antisipasi juga," pungkas legislator asal Jawa Tengah itu.