Dewan Pengurus Pusat
Partai Kebangkitan Bangsa

Tak Percaya Quick Count, Khofifah Minta Tim Nginap di Balai Desa

Berita Utama
Tak Percaya Quick Count, Khofifah Minta Tim Nginap di Balai Desa

Surabaya- Hitung cepat Partai Kebangkitan Bangsa dengan metode real count di setiap tempat pemungutan suara menunjukkan suara Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja (BerKaH) unggul dengan perolehan 44 persen.

 

Posisi kedua survei tadi ditempati Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) dengan 38 persen.

"Saya ingin sampaikan, lima lembaga quick count pada tahun 2008 lalu sudah menyatakan kami memimpin. Tapi, ternyata meleset. Maka, kepada seluruh pendukung BerKaH, tetaplah mengawal hitung suara secara manual pada tanggal 30-31Agustus. Kalau perlu kita bermalam di balai desa," papar Khofifah saat konferensi pers di kantor DPW PKB Jatim, Kamis (29/8/2013).

 

Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Gus Dur ini juga masih optimis mencapai keunggulan seperti yang ditunjukkan real count PKB. Setidaknya, dia merasa telah optimal memperjuangkan haknya sebagai kader NU agar bisa memimpin daerah basis ormas terbesar di Indonesia tersebut.

 

Khofifah sangat memohon para relawan tim BerKaH mengawal hingga ke balai-balai desa ataupun kelurahan selama penghitungan oleh KPUD Jatim.  "Soal temuan-temuan kecurangan sejak tiga hari yang lalu sudah ada dan tim hukum yang akan mengawal itu. Tim BerKaH harus tetap semangat," tegas Khofifah.

 

Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi yang ikut menyimak setiap pergerakan real count melihat temuan di beberapa daerah tadi sebagai hal yang miris. Tepat di hari pencoblosan saja, timnya menemukan fakta di beberapa tempat, tim pasangan cagub Jatim lainnya menyebarkan uang, beras, susu, dan berbagai barang pemberian untuk para pemilih.

 

"Melihat itu, terkuak ternyata skenario buruk itu belum berhenti menjegal Bu Khofifah," ungkap Imam. (Laporan Rifki)